Skip to content

Musibah, 150 ribu pintu mobil penyok

5 Februari 2011

Jarang update nie, karena kesibukan didunia nyata. 2 hari yang lalu saya janjian dengan seseorang pukul 7 malam. Namun ditengah perjalanan, saya ditelpon lagi sama orang yang akan saya ajak ketemu, bahwa dia tidak bisa datang pukul 7, pukul 8 baru bisa katanya.
Alhasil saya memperendah kecepatan mobil saya, agar sampai ditempat tujuan tidak terlalu lama menunggu. Jam 7.30 an saya sudah sampai dilokasi, dan saya parkir dipinggir jalan, namun tidak sampai mengambil badan jalan. Sebagai gambaran letak tempat mobil saya sebagai berikut:
Kondisi waktu itu malam hari, disebelah baratnya berdiri tembok penjara yang sangat tinggi, jalan masih berkapur, blom diaspal. Namun masih terdapat cahaya redup-redup dari atas tembok penjara yang membias kejalanan. Suasananya lumayan menakutkan, karena saya tumben kesana, dan tidak tau kondisi lingkungannya. Perasaan memang aneh rasanya disana.

Untuk menanggulanginya saya menelpon pacar saya NOVI, karena sudah hampir jam 8 an saya tutup telponnya kemudian meneguk sebotol minuman bersoda.

Sedang asiknya minum, beberapa saat kemudian……BRUAAKKKKKKKKKKK……

OH SHITTTT…terkejut bukan main, seluruh bodi mobil tergunjang hebat. Langsung saja saya keluar, OHH TIDAKK…

Sepeda motor menabrak mobil gue. Buru-buru ane bantuin pengendara sepeda motornya yang jatuh ditengah jalan. Saya bangunin motornya, terus dibawa kepinggir. Orangnya tidak terluka, motornya cuman pedalnya saja yang bengkok. Terus kalau mobil saya yang ditabrak parah gan… Tiga titik penyok, dipintu samping kanan belakang, pintu depannya, dan dibawah pintu depan. OHH…SIALLLLL….

Menurut yang nabrak, dia disenggol oleh motor yang dari selatan, jadi motornya ngesot ke mobil gue. tetapi menurut pengendara yang dari selatan, yang nabrak gue motornya jalan kayak orang mabuk. Saya jadi bingung ambil keputusan bagaimana….

Singkat cerita…

Saya berurusan dengan yang nabrak saja. Ternyata dia tidak bawa SIM, KTP, STNK dan tidak pakai helm. Wah..jadi susah ane minta pertanggung jawaban.

Terus saya tanya “bawa duit berapa mas”? katanya cuman 50 ribu. Mas nabrak berarti tanggung jawab nie, kantor polisi dekat lho, tapi saya rasa kalau dibawa kepos polisi urusan bakal jadi panjang. Ah…ambil jalan singkat aja.

Beberapa menit kemudian temennya datang. Terus dia minjem sama temennya. Yang didapet cuman 150 ribu. Padahal ane bilang, kalau begini rusaknya bisa sampai jutaan lho mas. Padahal sebelumnya saya minta cukup setengah saja 500 ribu. Tapi dia ndak ada uang. Yah terpaksa…

Saya ambil saja duitnya. 150 ribu, mobil ane penyok…dengan syarat, anda mendoakan saya smoga selamat dijalan…

Beginilah resiko dijalan, kalau tidak menabrak, berarti ditabrak..Semoga kita selalu dilindungi olehNYA..

Berhati-hatilah dijalan bro semua. Keluarga tercinta menunggu dirumah.

 

4 Komentar leave one →
  1. cindirilli permalink
    6 Februari 2011 8:41 PM

    iya say,ttdj yaa….smoga selamat dan slalu dilindungi olehNYA……

  2. 7 Februari 2011 3:40 PM

    Hahahaa…

    udah gambarnya yang gokil motornya ngesot lagi.. 😆

    • 9 Februari 2011 12:50 PM

      maklumlah pake mouse buat gambarnya, tanpa penggaris, jadi nggk bagus, nggk lurus…

      dijalan ya begitulah, klu nggk nambrak ya ditabrak…

    • 9 Februari 2011 8:24 PM

      Aku pernah jatuh dari motor tulang selangka patah dan kepala bocor, tapi alhamdulillah udah baek khan koch..😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: